Langsung ke konten utama

Pengertian Jaringan Peer to Peer

Apa itu Peer to Peer?

Jaringan peer-to-peer merupakan salah satu model jaringan komputer yang terdiri dari dua atau banyak komputer, dimana setiap station atau komputer yang terdapat di dalam lingkungan jaringan tersebut bisa saling berbagi. Bahkan untuk membuat jaringan peer-to-peer dengan dua komputer, kita tidak perlu menggunakan hub atau switch, namun cukup menggunakan 1 kabel UTP yang dipasangkan pada kartu jaringan masing-masing komputer.

Dalam sistem jaringan ini, yang diutamakan adalah sharing resource dan service, seperti penggunaan program, data dan printer secara bersama-sama. Contohnya pemakai komputer bernama Rezi dapat memakai program yang dipasang di komputer manda, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan Paham kan?

Baca Juga : JENIS-JENIS JARINGAN KOMPUTER LENGKAP

Sejarah Jaringan Peer-to-Peer

Ide mengenai konsep ini muncul kira-kira pada akhir dekade 1980-an, ketika jaringan komputer mulai menjadi salah satu barang wajib dalam perusahaan, baik itu perusahaan kecil maupun besar.

Jaringan peer-to-peer mulai banyak digemari ketika Microsoft merilis sistem operasi Windows for Workgroups, meski sebelumnya sistem operasi MS-DOS (atau IBM PC-DOS) dengan perangkat MS-NET (atau PC-NET) juga dapat digunakan untuk tujuan ini. Karakteristik utama jaringan tersebut adalah dalam jaringan ini tidak terdapat sebuah server pusat yang mengatur klien-klien, karena memang setiap komputer bertindak sebagai server untuk komputer klien lainnya. Sistem keamanan yang ditawarkan oleh metode ini terbilang lebih rendah dibandingkan dengan metode klien/server dan manajemen terhadapnya pun menjadi relatif lebih rumit.

Konsep ini pun kemudian berevolusi pada beberapa tahun terakhir, khususnya ketika jaringan Internet menjadi jaringan yang sangat besar. Hal ini mulai muncul kira-kira pada akhir dekade 1990-an, di saat pengguna Internet mengunduh banyak berkas musik mp3 dengan menggunakan metode peer-to-peer menggunakan program Napster yang menuai kritik pedas dari industri musik, seperti halnya Metallica dan banyak lainnya. Napster, dikatakan memiliki anggota lebih dari 20 juta pengguna di seluruh dunia, pada saat itu dituntut oleh para pekerja industri musik.
Jaringan Peer to Peer
Peer to Peer

Jaringan peer-to-peer juga sering disebut dengan workgroup. karena arti workgroup mempunyai konotasi yaitu kolaborasi tanpa adanya pusat kontrol (server). Peer-to-peer dapat dibangun hanya dengan sistem operasi yang terinstall di dalam komputer dan tersambungnya beberapa komputer secara fisik.

Dalam jaringan ini tidak ada komputer yang berfungsi khusus, semua komputer dapat berfungsi sebagai klien dan server secara bersamaan. Pengguna masing-masing komputer bertanggung jawab terhadap administrasi resource komputer, seperti membuat nama user, menentukan yang akan di-share, menandai ijin akses bagian share tersebut, dan yang lainnya. Tiap-tiap user juga bertanggung jawab melakukan backup data pada komputer masing-masing.

Sistem jaringan ini dapat digunakan di rumah atau di kantor. Pemakai komputer yang memiliki sebuah komputer lama dan sebuah komputer baru, tidak perlu membuang komputer lamanya. Dengan memasang kartu jaringan (netword card) pada komputer tersebut, maka kedua komputer dapat dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan.

Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Peer to Peer

  • Mudah instalasi.
  • Efisien.
  • Fleksibel.
  • Setiap komputer dapat berperan sebagai client ataupun sebagai server.
  • Tidak membutuhkan sistem operasi maupun aplikasi khusus untuk server.Tidak membutuhkan administrator khusus untuk merawat jaringan.
Kekurangan Jaringan Peer to Peer

  • Tingkat kemanan yang rendah.
  • Backup juga dilakukan pada masing-masing komputer.
  • Troubleshooting yang lebih sulit, sebab semua komputer terlibat dalam sistem komunikasi jaringna.
  • Administrasi tidak terkontrol.
  • Banyak file sharing akan mempengaruhi kinerja komputer 
KESIMPULAN

Jaringan Peer to Peer adalah jaringan yang bisa berbagi dari satu komputer ke komputer lain yang bisa dipakai diwaktu yang bersamaan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGATASI BOOM LIKE TIKTOK VIEWER MENURUT DRASTIS

BOOM LIKE ATAU SPAM LIKE TIKTOK Halo Kawan Kawan Apa Kabar, Semoga Selalu Sehat. Oke Gak Perlu Basa Basi Dsini Saya Akan Menjelaskan Bagaimana  Cara Mengatasi Jika Akun  Tiktok Kita Terkena Boom Like Sehingga Menyebabkan View Konten Kita Jadi Merosot atau Menurun. Oke Sebelum Masuk Ke Pembahasan, Bantu Share ya..Agar  Saya Semangat Untuk Menulis Tutorial Lainnya Seputar Tiktok Boom Like Paling Sebel ya Kalo Akun Tiktok Kita Terkena Bom Like,  Karena Dampaknya Membuat View Penonton Konten Kita Jadi Merosot Hingga Turus Drastis. Mungkin Bagi Mereka Yang Kurang Paham Ya.. Iccch Apa Siih Cuma Like Doang Lebay. Tapi Bagi Kita Khususnya Affliate Ini Berpengaruh Banget Ya, Kalo Pononton Sepi Nah Siapa Yg Mau Beli Jualan Produk Kita. Algoritma Tiktok Dengan Aplikasi Lain Itu Berbeda Ya Mungkin Di Aplikasi A Boleh Di Like Banyak Banyak Tapi Algoritma Tiktok Jatuhnya Seperti Spam Like Ya Seperti Akun Robot Yang Mengspam Like Banyak2 Itu Tidak Baik. Gak Bagus Buat Konten Kita N...

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN Setiap metodologi pengembangan sistem memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tergantung bagaimana pengembang sistem memilih sesuai kebutuhannya, berikut kelebihan dan kekurangan metodologi pengembangan sistem: 1. Metode System Development Life Cycle (SLDC Kelebihan  Mudah diaplikasikan. Memberikan template tentang metode analisis, desain, pengkodean, pengujian, dan pemeliharaan. Baca Juga :  PENGERTIAN METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM DAN JENISNYA Kekurangan Jarang sekali proyek riil mengikuti aliran sekuensial yang dianjurkan model karena model ini bisa melakukan itersi tidak langsung. Pelanggan sulit untuk menyatakan kebutuhan secara eksplisit sehingga sulit untuk megakomodasi ketidakpastian pada saat awal proyek. Pelanggan harus bersabar karena harus menunggu sampai akhir proyek dilalui. Sebuah kesalahan jika tidak diketahui dari awal akan menjadi masalah besar karena harus mengulang dari awal. Pengembang sering...

Waspada ! Bagian Daging Ayam yang Tidak Boleh di Makan

DAGING AYAM Daging ayam merupakan salah satu bahan makanan yang paling sering kita konsumsi atau makan. Hal ini disebabkan oleh harga daging ayam yang cenderung terjangkau dan mudah untuk dicari di mana saja.  Daging ayam juga sangat mudah untuk diolah menjadi berbagai macam masakan resep masakan yang nikmat dan  lebih aman untuk dikonsumsi jika dibandingkan dengan daging merah seperti daging kambing atau daging sapi. Tetapi, bukan berarti kita bisa sembarangan mengonsumsinya ya. Berikut Bagian Daging Ayam yang Konsumsinya Harus Dibatasi Daging Ayam Pakar kesehatan mengatakan daging ayam sebagai bahan makanan dengan kadar protein tinggi. Di dalamnya juga memiliki  kandungan vitamin dan mineral. Bahkan, ada yang menyebut daging ayam yang diolah dengan cara yang tepat seperti dijadikan sup atau dikukus bisa membantu tubuh menjaga kadar kolesterol, tekanan darah, dan menurunkan resiko kanker. Tetapi, kita mesti berhati-hati dalam memilih bagian-bagian dari daging ayam karena...