Langsung ke konten utama

KOPERASI : PENGERTIAN TUJUAN DAN JENIS

Koperasi

Pengertian : Koperasi berasal dari bahasa coopere atau cooperation dalam bahasa Inggris, Co adalah bersama dan operation berarti bekerja, sehingga bisa diartikan bekerjasama. 

Bekerjasama yang dilakukan oleh orang-orang yang memiliki suatu kepentingan dan tujuan yang sama.

C.G Enriquez (1986) dalam bernhard (2012), mengartikan koperasi ialah menolong (membantu) satu dengan yang lain (to help one another) atau saling bergandengan tangan.

Koperasi yang ada di Indonesia berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, sedangkan asasnya adalah kekeluargaan (Bernhard, 2012).


KOPERASI : PENGERTIAN, TUJUAN, PRINSIP DAN JENIS KOPERASI - SECARA RINCI
Koperasi Simpan Pinjam

Di Indonesia sendiri koperasi di populerkan atau bahasa zaman sekarang yaitu viral sejak zaman pra kemerdekaan, bahkan telah dicantumkan dalam penjelasan yaitu pasal 33 UU 1945, meskipun pemaknaannya secara jelas tidak begitu mudah.
Baca JugaPRODUK-PRODUK BANK SYARIAH

Landasan operasionalnya adalah Undang-Undang RI Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian sebagai pengganti Undang-Undang RI Nomor 12 Tahun 1967.

TUJUAN KOPERASI

Koperasi sendiri memiliki tujuan mneurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992, ialah memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang lebih maju, adil serta makmur yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 (Bernhard, 2012).
Tetapi, koperasi juga memiliki nilai-nilai yang utama dan dilandasi bertumbuh kembangnya idealisme koperasi. 

Idealisme itu sendiri memiliki nilai-nilai sebagai berikut:

  1. Memiliki rasa solidaritas
  2. Menanamkan sifat individualitas.
  3. Menumbuhkan kemauan dalam diri untuk saling self-help dan autoaktiva demi kepentingan bersama.
  4. Agar memiliki rasa cinta kepada masyarakat, yang kepentingannya harus didahulukan daripada kepentingan diri sendiri.
  5. Memulai rasa tanggungjawab yang besar terutama moril dan sosial.

Tujuan koperasi menurut ahli, Prof. Dr. Tiktik S. Partomo (2009) dalam Bernhard (2010), yaitu :
  1. Memperthankan, jika mungkin meningkatkan bagian pasar dari satu (beberapa) barang dan jasa, dan menekan serendah-rendahnya biaya produksi, yang harus lebih rendah sekurang-kurangnya sama dengan biaya produksi para pesaing.
  2. Melindungi potensi ekonominya, menjaga atau mengamankan likuiditasnya, dan menciptakan inovasi.

FUNGSI KOPERASI
Dan menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, fungsi dan peran koperasi ialah:
  1. Membangun dan Mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khusunya dan pada masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.
  2. Berperan serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
  3. Memperkuat perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional.
  4. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Sedangkan menurut Ahli Kartasapoetra (2013), fungsi dari Koperasi Indonesia tegasnya sebagai berikut:
  1. Mempersatukan, mengarahkan dan mengembangkan daya kreasi, daya cipta, serta daya usaha rakyat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan dalam ekonominya agar mereka dapat turut serta dalam kegiatan perekonomian.
  2. Koperasi memiliki tugas meningkatkan pendapatan dan menimbulkan pembagian yang adil dan merata atas pendapatan tersebut.
  3. Koperasi bertugas mempertinggi taraf hidup dan kecerdasan bangsa Indonesia.
  4. Koperasi memiliki peran secara aktif dalam membina kelangsungan perkembangan demokrasi ekonomi.
  5. Koperasi berperan secara aktif dalam menciptakan atau membuka lapangan kerja yang baru.

PRINSIP KOPERASI
Menurut Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indoensia Nomor 04/PER/M.KUKM/VII/2012 Prinsip koperasi merupakan satu kesatuan sebagai landasan kehidupan koperasi, yang terdiri dari :
  1. Keanggotaan bersifat suka rela dan terbuka.
  2. Pengelolaan dilakukan secara demokratis.
  3. Pembagian sisai dari hasil usaha dilakukan dengan seadil-adilnya sebanding dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota.
  4. Pemberian balasa jas yang terbatas terhadap modal.
  5. Kemandirian.
  6. Pendidikan perkoperasian.
  7. Kerjasama antar koperasi.

Jenis Koperasi
Berbagai jenis koperasi terlahir seirama dengan aneka jenis usaha untuk memperbaiki kehidupan. Secara luas jenis koperasi ini dapat kita bagi menjadi lima jenis golongan dan diantaranya ialah:

  1. Koperasi Konsumsi, koperasi yang anggota-anggotanya terdiri dari tiap-tiap orang yang memiliki sesuatu kepentingan langsung dalam lapangan konsumsi. Tujuan dari koperasi konsumsi ialah agar anggotanya dapat membeli suatu barang-barang konsumi yang tentunya berkualitas baik dan mendapatkan harga yang layak, dan fungsi dari koperasi konsumsi ialah sebagai penyalur tunggal barang-barang kebutuhan rakyat sehari-hari. 
  2. Koperasi Kredit atau Koperasi Simpan Pinjam, Koperasi kredit ini tentunya didirikan untuk memberikan kesempatan kepada anggota-anggotanya untuk memperoleh pinjaman dengan mudah dan dengan beban bunga yang ringan. Tujuan koperasi kredit adalah membantu keperluan kredit para anggota yang sangat membutuhkan dengan syarat-syarat yang ringan.
  3. Koperasi Produksi, koperasi yang bergerak dalam bidang kegiatan ekonomi pembuatan dan penjualan barang-barang baik dilakukan oleh koperasi sebagai organisasi maupun orang-orang anggota koperasi.
  4. Koperasi Jasa, koperasi yang bergerak dalam bidang penyediaan jasa tertentu bagi para anggota dan masyarakat umum, misalnya : koperasi jasa audit, koperasi perumahan dan lainnya.
  5. Koperasi Serba Usaha, Koperasi Unit Desa (KUD), Koperasi ini dibentuk oleh pemerintahan untuk meningkatkan produksi dan kehidupan rakyat di pedesaan.
Demikianlah Penjelasan singkat tentang Koperasi, dalam artikel ini mungkin belum jelas dan lengkap, kritik dan saran penulis terima dengan senang hati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGATASI BOOM LIKE TIKTOK VIEWER MENURUT DRASTIS

BOOM LIKE ATAU SPAM LIKE TIKTOK Halo Kawan Kawan Apa Kabar, Semoga Selalu Sehat. Oke Gak Perlu Basa Basi Dsini Saya Akan Menjelaskan Bagaimana  Cara Mengatasi Jika Akun  Tiktok Kita Terkena Boom Like Sehingga Menyebabkan View Konten Kita Jadi Merosot atau Menurun. Oke Sebelum Masuk Ke Pembahasan, Bantu Share ya..Agar  Saya Semangat Untuk Menulis Tutorial Lainnya Seputar Tiktok Boom Like Paling Sebel ya Kalo Akun Tiktok Kita Terkena Bom Like,  Karena Dampaknya Membuat View Penonton Konten Kita Jadi Merosot Hingga Turus Drastis. Mungkin Bagi Mereka Yang Kurang Paham Ya.. Iccch Apa Siih Cuma Like Doang Lebay. Tapi Bagi Kita Khususnya Affliate Ini Berpengaruh Banget Ya, Kalo Pononton Sepi Nah Siapa Yg Mau Beli Jualan Produk Kita. Algoritma Tiktok Dengan Aplikasi Lain Itu Berbeda Ya Mungkin Di Aplikasi A Boleh Di Like Banyak Banyak Tapi Algoritma Tiktok Jatuhnya Seperti Spam Like Ya Seperti Akun Robot Yang Mengspam Like Banyak2 Itu Tidak Baik. Gak Bagus Buat Konten Kita N...

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN Setiap metodologi pengembangan sistem memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, tergantung bagaimana pengembang sistem memilih sesuai kebutuhannya, berikut kelebihan dan kekurangan metodologi pengembangan sistem: 1. Metode System Development Life Cycle (SLDC Kelebihan  Mudah diaplikasikan. Memberikan template tentang metode analisis, desain, pengkodean, pengujian, dan pemeliharaan. Baca Juga :  PENGERTIAN METODOLOGI PENGEMBANGAN SISTEM DAN JENISNYA Kekurangan Jarang sekali proyek riil mengikuti aliran sekuensial yang dianjurkan model karena model ini bisa melakukan itersi tidak langsung. Pelanggan sulit untuk menyatakan kebutuhan secara eksplisit sehingga sulit untuk megakomodasi ketidakpastian pada saat awal proyek. Pelanggan harus bersabar karena harus menunggu sampai akhir proyek dilalui. Sebuah kesalahan jika tidak diketahui dari awal akan menjadi masalah besar karena harus mengulang dari awal. Pengembang sering...

Waspada ! Bagian Daging Ayam yang Tidak Boleh di Makan

DAGING AYAM Daging ayam merupakan salah satu bahan makanan yang paling sering kita konsumsi atau makan. Hal ini disebabkan oleh harga daging ayam yang cenderung terjangkau dan mudah untuk dicari di mana saja.  Daging ayam juga sangat mudah untuk diolah menjadi berbagai macam masakan resep masakan yang nikmat dan  lebih aman untuk dikonsumsi jika dibandingkan dengan daging merah seperti daging kambing atau daging sapi. Tetapi, bukan berarti kita bisa sembarangan mengonsumsinya ya. Berikut Bagian Daging Ayam yang Konsumsinya Harus Dibatasi Daging Ayam Pakar kesehatan mengatakan daging ayam sebagai bahan makanan dengan kadar protein tinggi. Di dalamnya juga memiliki  kandungan vitamin dan mineral. Bahkan, ada yang menyebut daging ayam yang diolah dengan cara yang tepat seperti dijadikan sup atau dikukus bisa membantu tubuh menjaga kadar kolesterol, tekanan darah, dan menurunkan resiko kanker. Tetapi, kita mesti berhati-hati dalam memilih bagian-bagian dari daging ayam karena...